BAUBAU, TELISIK.ID - Sejumlah anak jalanan, pemulung dan masyarakat rentan masih ditemukan beraktivitas di sejumlah ruas jalan di Kota Baubau, meski sebagian di antaranya diketahui telah menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Temuan tersebut diperoleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Baubau saat melakukan pemantauan lintas sektoral di sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas anak jalanan dan pemulung.
Kepala Dinsosnaker Kota Baubau, Siti Amalia Abibu mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih beraktivitas di jalan sekaligus memastikan bantuan yang telah diberikan tepat sasaran.
"Tim terpadu turun bersama untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kepada gelandangan dan pengemis, khususnya anak-anak yang ada di Kota Baubau," katanya, Minggu (13/9/2026).
Dari hasil pemantauan, Dinsosnaker menemukan tiga pemulung dan anak jalanan di wilayah eks Kelurahan Lamangga yang sebelumnya telah menerima bantuan atensi berupa pemenuhan hidup layak dan sembako dari Sentra Meohai Kementerian Sosial RI pada 2025 hingga 2026.
